header-int

Dialog Budaya Keagamaan Nusantara dalam Bingkai Moderasi Islam

Selasa, 06 Mar 2018, 11:57:31 WIB - 60 View
Share
Dialog Budaya Keagamaan Nusantara dalam Bingkai Moderasi Islam

Salah satu keunggulan dalam Islam adalah karena ajarannya yang serba seimbang (moderat). Moderasi Islam inilah yang kini menjadi tagline setiap program/kegiatan ke-Islaman di lingkungan Kemenag RI.

Jum’at 2 Maret 2018, Kabid Khazanah Keagamaan Puslitbang LKKMO Balitbang Kemenag RI H. Yasin RA bersama timnya, yakni Dede Burhanudin dan Arif Sibromalisi menemui Ketua STAI Denpasar Bali, Jumari dalam rangka mempersiapkan program kerjasama dalam bentuk kegiatan Dialog Budaya Keagamaan Nusantara.

“Dialog nusantara ini adalah bagian kedua program kerjasama antara Puslitbang LKKMO dengan STAI Denpasar Bali di tahun 2018, melengkapi program Penulisan Buku Sejarah dan Perkembangan Sosial Keagamaan Islam di Bali yang didampingi peneliti Puslitbang LKKMO Yunani dan Novita” demikian menurut H. Yasin RA. Keputusan untuk melanjutkan mitra kerjasama dengan STAI Denpasar Bali, didasarkan antara lain pada bukti komitmen dan keberhasilan kampus ini dalam menyelesaikan penerjemahan al-Qur’an dalam Bahasa Bali tahun 2016, lanjut validasinya pada tahun 2017 yang lalu.

 

“Kami sangat senang bisa kembali melanjutkan kerjasama dengan STAI Denpasar Bali, karena selama ini komunikasinya telah berjalan intensif dan lancar. Selain itu seluruh tim work kampus ini juga sangat memahami tupoksi masing-masing sehingga bisa menuntaskan kewajiban sesuai dengan aturan yang sudah disampaikan dari awal,” demikian menurut Dede Burhanudin. Sementara Arif Sibromalisi menambahkan, “Produk kerjasama dengan STAI Denpasar Bali dalam bentuk penerjemahan dan validasi al-Qur’an dalam Bahasa Bali 2016 dan 2017 yang lalu, selain tepat waktu juga dihasilkan melalui proses sesuai standar operasional yang berlaku.” 

Pada kesempatan yang sama, Ketua STAI Denpasar Bali Jumari menyampaikan, “Kami mewakili Sivitas Akademika STAI Denpasar Bali merasa terhormat dan sangat berterimakasih atas kembali dipercayanya kampus ini untuk melaksanakan kegiatan ke-Islaman program Puslitbang LKKMO di tahun 2018 ini.” Sementara H. Achmad Qosim Waket I Bidang Akademik yang mendampingi Jumari menambahkan, “Mohon doanya, semoga kami tetap bisa istiqamah dan amanah, serta bisa lebih baik lagi setelah menuntaskan penerjemahan dan validasi al-Qur’an tahun 2016 dan 2017 yang lalu.” 

Pelaksanaan Dialog Budaya Keagamaan Nusantara direncanakan pada bulan Juli 2018 dengan peserta sebanyak 40 orang termasuk narasumber 5 orang (3 orang dari daerah dan 2 orang dari pusat), dan moderator sebanyak 5 orang. Seminar/dialog akan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Produk akhir dari program ini adalah penerbitan prosiding seminar. Selain itu, pada acara pembukaan maupun penutupan seminar/dialog diharapkan bisa ditampilkan pagelaran kesenian bertema nusantara ber-ciri khas Bali (TRY/JM). 

Unidha Menjadikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar sebagai Perguruan Tinggi yang berkualitas, profesional dan Islami serta berwawasan budaya dalam rangka mengembangkan masyarakat yang damai dan sejahtera.
© 2018 STAI Denpasar Bali Follow STAI Denpasar Bali : Facebook Twitter Linked Youtube