Login

Lost your password?
Don't have an account? Sign Up

Senin 4 Desember 2021 STAI Denpasar Bali menerima kunjungan dan Silaturrahim Subdirektorat Pengembangan Akademik Dikti dan Guru Besar dalam pertemuan itu Ketua STAI Denpasar Jumari, SP. M.Pd memperkenalkan bahwa STAI Denpasar Bali memiliki tiga program studi yaitu Manajemen Pendidikan Islam, Ekonomi Syari’ah, dan Pendidikan Agama Islam dan satu-satunya perguruan tinggi keislaman swasta di kota denpasar.

Dan kami saat ini sedang proses pengajuan program studi sarjana baru seperti Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Komisi Penyiaran Islam (KPI), dan pendirian program Pasca Sarjana jurusan Magister Pendidikan Agama Islam.

Kepala pada Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Dr. Syafi’i, M. Ag “menyampaikan apresiasi kepada STAI Denpasar yang memiliki misi nilai lebih yaitu dakwahnya sehingga pemerintahpun mengapresiasinya karena tidak mudah membangun dan mengembangkan pendidikan islam yang statusnya adalah minoritas. Pemerintah memang menginginkan disetiap provinsi itu memiliki perguruan tinggi negeri, walaupun saat ini yang masih belum ada adalah NTT dan Bali yang keduanya adalah daerah minoritas.”

“Perhatian pemerintah yang diselenggarkan oleh masyarakat dari waktu ke waktu semakin baik, afirmasi pemerintah kepada masyarakat yang mengelola pendidikan bukan hanya pada sarana dan pra sarana semata. Tetapi juga pada bantuan semisal beasiswa 5000 doktor yang tidak memilih apakah dari institusi negeri ataupun swasta dan pemerintah berharap kepada yang menerima beasiswa agar diselesaikan.” Terangnya

Hadir memberikan sambutan Prof. Dr. Syamsun Ni’am, M. Ag mengungkapkan bahwa “mengelola perguruan tinggi itu tidak mudah karena harus memiliki komitmen untuk mengembangkan dan kemajuan dan kemudian mengawalnya, tentunya menyesuaikan BAN PT dengan kriteria yang 9 itu, bilamana point perpoint itu bisa dilaksanakan dengan baik, maka lambat laun akan semakin baik dan kepercayaan masyarakat nantinya akan baik pula kepada perguruan tinggi.”

Kemudian Suparto, M. Ed, Ph. D “mengingatkan bahwa fokus pendirian program studi baru ada pada kurikulum, sumber daya manusia, dan aspek sarana dan prasarana, secara obyejtif antara jenjang sarjana dan jenjang magister nantinya itu lebih pada ruang privat, perpustakaan yang mendukung program jenjang lebih tinggi.” Tuturnya

Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Asep Saepudin Jahar, Ph. D, Dr. Mukti Bisri, MA, Ketua Yayasan Al Ma’ruf Badi’atushsholihah, Wakil Ketua II KH. Achmad Qosim, M.Pd.I, Wakil Ketua III Iswahyuni, SP. MMA, Ketua LP3M Dr. Novena Ade F. S. S.Si. M.Hum, Ketua LP2M Ely Mansur, S.Pd. M. AB, Kaprodi MPI Dr. Sudarsono, S. Kom. M.Pd.I, Kaprodi ES Kusjuniati, SE. MM, Kaprodi PAI Syarof Nur Syah Ismail, M.Pd, Kepala Pusat Publikasi dan Dokumentasi Syahrial Ardiansyah, SHI. MH. (Admin)