Sekali Mendayung, Dua Pulau Terlampaui: Mahasiswi STAI Denpasar Bali Dipercaya Menjadi Guru PAI di SDN 17 Dangin Puri

DENPASAR – Pepatah lama mengatakan, sekali mendayung, dua pulau terlampaui. Ungkapan tersebut seolah menggambarkan perjalanan inspiratif Durrotun Nasihah, mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar Bali, yang baru saja menyelesaikan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif di SDN 17 Dangin Puri, Denpasar.

Momentum penarikan mahasiswa PPL dan KKN Integratif yang dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2026, pukul 08.30 WITA, justru menghadirkan kabar membahagiakan bagi Durrotun Nasihah, yang akrab disapa Uun. Belum sempat sepenuhnya meninggalkan lokasi pengabdiannya, Uun justru mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan pengabdian sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut.

Kepercayaan ini bukan datang tanpa alasan. Selama menjalankan PPL dan KKN Integratif, Uun dinilai menunjukkan perilaku yang baik, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta memiliki kompetensi dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan SDN 17 Dangin Puri. Kepala sekolah memberikan penilaian positif sekaligus merekomendasikan Uun untuk mengisi kebutuhan tenaga pendidik agama Islam di sekolah tersebut. Kebahagiaan serupa juga dirasakan guru pamong yang turut hadir dalam kegiatan penarikan dan ikut merekomendasikan Uun untuk melanjutkan pengabdiannya.

Peristiwa ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi STAI Denpasar Bali. Seorang mahasiswa yang bahkan belum menyelesaikan studinya telah memperoleh kepercayaan dan kesempatan mengembangkan profesi sebagai pendidik di lingkungan sekolah negeri. Ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi harus mampu melahirkan pribadi yang berkarakter, kompeten, dan dibutuhkan masyarakat.

Bagi Uun, kesempatan tersebut merupakan amanah sekaligus pengalaman berharga. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada STAI Denpasar Bali, seluruh dosen, serta secara khusus kepada dosen pembimbing lapangan, Dr. Sudarsono, yang telah memberikan arahan, pendampingan, dan motivasi selama kegiatan PPL dan KKN Integratif berlangsung.

Kisah Uun memberikan pesan bahwa pengabdian yang dilakukan dengan kesungguhan, akhlak yang baik, dan tanggung jawab dapat membuka pintu kesempatan yang tidak selalu direncanakan.

Bagi SDN 17 Dangin Puri, kehadiran Uun menjadi tambahan energi dalam pelayanan pendidikan agama Islam. Bagi STAI Denpasar Bali, ini merupakan kebanggaan sekaligus cerminan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas mahasiswa yang dibina.

Uun telah membuktikan bahwa keberhasilan mahasiswa bukan hanya diukur dari kelulusan dan gelar akademik, tetapi juga dari seberapa besar kehadirannya dibutuhkan dan dipercaya oleh masyarakat.